Pameran Canton Fair ke-139 menyaksikan mainan berbasis AI mendominasi bagian mainan. Mulai dari mainan boneka yang diaktifkan dengan suara hingga robot STEM yang dapat diprogram, integrasi AI kini menjadi pendorong penjualan utama.
**GUANGZHOU – Pameran Canton Fair ke-139 (Pameran Impor dan Ekspor China) mengakhiri fase ketiganya pada 5 Mei 2026. Jika ada satu tema yang mendominasi bagian mainan dan produk bayi di pameran tersebut—yang mengumpulkan lebih dari 800 peserta pameran—itu adalah komersialisasi “AI + Mainan” yang cepat dan menentukan. Apa yang dulunya merupakan konsep futuristik kini telah menjadi andalan dalam daftar belanja pembeli di berbagai pasar internasional.**
Kehadiran AI jauh lebih dari sekadar istilah yang sedang tren.Sepanjang pameran—yang mencatat lebih dari 314.000 pembeli luar negeri dari 220 negara dan wilayah, peningkatan 1,1% dari sesi sebelumnya—mainan yang didukung AI secara konsisten menarik perhatian.
Kerumunan terbesar. Menurut laporan di lokasi, boneka binatang AI interaktif waktu nyata, produk pendidikan yang responsif terhadap suara, dan robot pendamping bertenaga AI muncul sebagai kategori mainan yang paling dicari di antara pembeli internasional. Konsensus umum di antara para profesional pengadaan jelas: era "mainan bodoh" telah berakhir, dan era "mainan responsif dan cerdas" telah tiba.
Keberhasilan produk-produk yang menonjol memperkuat pergeseran ini.Salah satu mainan AI yang paling banyak dibicarakan di Canton Fair adalah robot interaktif berbentuk panda yang memadukan estetika tradisional Timur dengan perilaku responsif yang digerakkan oleh AI. Menurut wawancara dengan peserta pameran, robot panda tersebut langsung menarik perhatian pembeli Eropa, yang memuji kemampuannya untuk melakukan percakapan alami dan mengingat preferensi masing-masing anak. Ini bisa dibilang merupakan aplikasi unggulan AI dalam mainan: menciptakan hubungan yang lebih personal dan beresonansi secara emosional antara anak dan produk.
Transisi dari konsep ke realitas komersial juga memerlukan standardisasi.Selama pameran, Kelompok Kerja Mainan AI dari Komite Teknis Standardisasi Kecerdasan Buatan Provinsi Guangdong mengadakan pertemuan perdana dan menyetujui dua peraturan penting: “Spesifikasi Teknis Umum untuk Mainan AI” dan “Peraturan Evaluasi Keamanan untuk Produk Mainan AI.” Yang terakhir adalah standar evaluasi keamanan komprehensif pertama di Tiongkok yang khusus untuk mainan yang dilengkapi AI, mencakup privasi data, keamanan interaksi suara, dan penyaringan konten khusus anak.
Mencerminkan lintasan pertumbuhan industri,Perkiraan industri yang dikutip di pameran tersebut menunjukkan bahwa pasar mainan AI China mencapai sekitar 29 miliar RMB pada tahun 2025 dan diperkirakan akan melampaui 100 miliar RMB pada tahun 2030, yang mewakili tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) lebih dari 20%. Sebagian besar pertumbuhan ini berpusat di Provinsi Guangdong, di mana Shenzhen saja menyumbang 50% dari total produksi robot pembelajaran dini cerdas di China.
Pameran Canton Fair ke-139 memberikan bukti tak terbantahkan bahwa "AI+Mainan" telah beralih secara signifikan dari konsep teknis menjadi realitas komersial yang layak—dan para pembeli global mulai memperhatikannya.
Waktu posting: 13 Mei 2026